PENENTUAN TETAPAN KESETIMBANGAN ASAM ASETAT BERDASARKAN DATA DAYA HANTAR

Monday, March 19th 2012. | LP Kimia Fisika
  1. PELAKSANAAN PRAKTIKUM
  2. Tujuan             : menentukan tetapan kesetimbangan (Kc) asam lemah (asam                                    asetat) berdasarkan nilai daya hantar ekivalen yang diukur dengan                           alat konductivity meter.

 

  1. LANDASAN TEORI

Asam asetat merupakan asam karboksilat terpenting dan dibuat dengan beberapa cara, diantaranya adalah :

Hidrokarbon + O2 CH3COOH

Asetaldehida + O2 CH3COOH

Metanol + CO2        CH3COOH

Asam asetat adalah elektrolit lemah karena konduktivitas molarnay normal pada konsentrasi mendekati nol. Tetapi turunan tajam sampai nilai rendah pada saat konsentrasi bertambah (Hiskia, 1983 : 182).

Besarnya konduktor elektrolit dapat ditentukan dengan hukum ohm. Untuk larutan elektrolit, lebih umum dipakai daya hantar yaitu harga kebalikan tahanan

R= tahanan

ρ= tahanan jenis

L= panajng (cm)

A=luas (cm2)

L= daya hantar jenis, daya hantar 1 cm larutan satuannya dan daya hantar mhor/cm atau ohm-1/cm, kecuali daya hantar dan daya hantar jenis dikenal pula daya hantar ekivalen (Λ). Daya hantar ekivalen ialah daya hantar larutan elektrolit sebanyak 1 grek, diantara 2 elektrode dengan jarak 1cm (Sukardjo, 1997 : 377).

Derajat disosiasi, ν dapat diberikan oleh persamaan , mana Λ adalah hantaran molar pada beberapa konsentrasi dan adalah hantaran molar pada konsentrasi tak terhingga, hubungan di atas hanya brlaku untuk elektrolit lemah dimana pengaruh interaksi ion minimumnya (Dogra, 2002 : 490).

Konduktimeter adalah alat yang dapat digunakan analisis kimia konduktimeter. Konduktimetri adalah metode analisis kimia berdasarkan daya hantar listrik berdasarkan larutan. Prinsip kerja dalam alat konduktimeter berkaitan dengan daya hantar listrik dan suatu larutan yang berhubungan dengan jenis dan konsentrasi ion  di dalam larutan, bagian-bagian dari konduktimeter ini adalah sumber listrik yang didasarkan pada arus AC. Tahanan jenis yang digunakan untuk pengukuran daya hantar. Sel terdiri dari sepasang elektrode berupa logam yang dilapisi dengan logam untuk menambah efektivitas permukaan elektrode (Zemansky, 1962 : 157).

 

  1. ALAT DAN BAHAN
  2. Alat
    1. Conductivity meter
    2. Gelas kimia
    3. Pipet tetes

 

  1. Bahan
    1. Larutan asam asetat 0,1 M
    2. Larutan asam asetat 0,01 M
    3. Larutan natrium asetat 0,1 M
    4. Larutan natrium asetat 0,01 M
    5. Larutan natrium asetat 0,001 M
    6. Larutan NaCl 0,1 M
    7. Larutan NaCl 0,01 M
    8. Larutan NaCl 0,001 M
    9. Larutan HCl 0,1 M
    10. Larutan HCl 0,01 M
    11. Larutan HCl 0,001 M
    12. Aquades

 

 

 

  1. SKEMA KERJA

Masing-masing larutan asam asetat

dengan konsentrasi 0,1 dan 0,01 M

dimasukkan ke dalam gelas kimia

diukur daya hantar ekivalennya dengan conductivity meter yang telah distan-darisasi

Hasil

Ulangi percobaan dengan larutan

Na-asetat, NaCl, dan HCl dengan

konsentrasi: 0,1 M; 0,01 M; dan 0,001 M

Hasil

 

 

 

  1. HASIL PENGAMATAN
No. Konsentrasi Zat

Daya hantar ekivalen

1 Asam asetat 0,1 M

477/2000 µs/cm

2 Asam asetat 0,01 M

171/2000 µs/cm

3 Na-asetat 0,1 M

6,77/20 ms/cm

4 Na-asetat 0,01 M

1,20/20 ms/cm

5 Na-asetat 0,001 M

120/2000 µs/cm

6 NaCl 0,1 M

12,1/200 ms/cm

7 NaCl 0,01 M

1,30/20 ms/cm

8 NaCl 0,001 M

173/2000 µs/cm

9 HCl 0,1 M

42,1/200 ms/cm

10 HCl 0,01 M

2,84/20 ms/cm

11 HCl 0,001 M

208/2000 µs/cm

 

 

  1. ANALISIS DATA
  2. Menentukan daya hantara  molar
    1. Untuk Na-asetat 0,1 M

Λ = 6,77 ms = 6,77 x 10-3 s

 

  1. Untuk Na-asetat 0,01 M

Λ = 1,20 ms = 1,20 x 10-3 s

 

  1. Untuk Na-asetat 0,001 M

Λ = 120 µs = 120 x 10-6 s

 

  1. Untuk NaCl 0,1 M

Λ = 12,1 ms = 12,1 x 10-3 s

 

  1. Untuk NaCl 0,01 M

Λ = 1,30 ms = 1,30 x 10-3 s

 

  1. Untuk NaCl 0,001 M

Λ = 173 µs = 173 x 10-6 s

 

  1. Untuk HCl 0,1 M

Λ = 42,1 ms = 42,1 x 10-3 s

 

  1. Untuk HCl 0,01 M

Λ = 2,84 ms = 2,84 x 10-3 s

 

  1. Untuk HCl 0,001 M

Λ = 208 µs = 208 x 10-6 s

 

 

  1. Grafik hubungan antara Λmvc
    1. Untuk CH3COONa

 

Intersep = Λ0 = 126 s cm-1 M-1

 

 

  1. Untuk NaCl

 

Intersep = Λ0 = 178 s cm-1 M-1

 

 

 

  1. Untuk HCl

 

Intersep = Λ0 = 185 s cm-1 M-1

 

  1. Daya hantar tak hingga CH3COOH

Λ0 CH3COOH      = Λ0 CH3COONa + Λ0 NaCl + Λ0 HCl

= 126 + 178 + 185

= 489 s cm-1 M-1

 

  1. Menghitung nilai α CH3COOH
    1. Untuk konsentrasi 0,1 M

 

  1. Untuk konsentrasi 0,01 M

 

 

  1. Menentukan nilai K
    1. Untuk konsentrasi 0,1 M

 

 

 

 

 

  1. Untuk konsentrasi 0,01 M

 

 

 

 

 

 

 

  1. PEMBAHASAN

pada praktikum kali ini dilakukan percobaan tentang penentuan tetapan kesetimbangan asam setat berdasarkan daya hantar dimana tujuannya untuk menentukan tetapan kesetimbangan Kc asam lemah ( asam asetat ) berdasarkan nilai daya hantar ekivalen yang diukur dengan alat konduktometer. Pada percobaan ini digunakan beberapa larutan yang memiliki daya hanter berbeda deperti asam asett, NaCl, dan Hcl. Pada sat diukur dengan alat konduktometer mendapatkan hasil yang berbeda-beda seperti pada µs dan ms.

Pada dasarnya percobaan untuk asam asetat, kesetimbangan dalam air dinyatakan sebagai berikut : CH3COOH                              CH3COO- + H+.

Sehingga K = [CH3COO-] [H+] / [CH3COOH] atau K= C α2 / 1-a. nilai α dapat ditentukan berdasarkan daya hantar ekivalen dimana α = .

Nilai    dapat ditentukan dengan nilai daya hantar sendiri dimana untuk µs dikalikan dengan 10-6 dan untuk ms dikalikan dengan 10-3. dari hasil ini dapat ditentukan nilai m. m didapatkan berbeda dari setiap larutan dengan konsentrrasi berbeda-beda. Niai m yang paling tinggi didapat dari larutan HCl dengan konsentrasi 0,01 yaitu 284,dimana diketahui              adalah daya hantar ekivalen asam asetat pada konsentrasi C danadalah daya hantar ekivalen pada pengenceran takn hingga yag dapat ditentukan berdasarkan rumus :

 

Berdasarkan tujuan untuk mengetahui nilai Kc maka dari hasil grafik yang didapat menentukan Kc dengan terlebih dahulu mendapat nilai .rumus untuk mendapatkan   asetat adalah

(asam asetat)= (HCl) + (na setat) +  (NaCl)

Dari hasil grafik yang didapat pada konsentrasi tertentu didapatkan berturut-turut  (HCl), (Na asetat), (NaCl) adalah 126, 178, dan 185 sehingga berdasarkan rumus di atas          asam asetat adalah 489.

Pada dasarnya perubahan daya hanter ditentukan berdasakan perubahan konsentrasi elektrolitnya( elektrolit kuat dan elektrolit lemah). Elektrolit lemah adalah yang tuidak terionisasi sempurna dalam larutan sedangkan elektrulit kuat adalah ion-ion dari asam kuat.nilai Kc untuk konsentrasi 0,1 adalah 9,59 x 10-6 dan untuk konsentrasi 0,001M nilai Kc yang didpat adalah 1,267 x 10-5.

 

  1. KESIMPULAN

 

  1. nilai Kc dapat ditentukan dengan persamaan :

KC = C α2 / 1-a.

2. perubahan daya hantar ditentukan berdasarkan elektrolitnya

Besar kecilnya nilai daya hantar tergantung pada jumlah ion-ion yang terurai. Nilai tetapan kesetimbangan asam asetat dapat diketahui dengan mengukur daya hantar larutan NaCl, HCl, dan CH3COONa.

3. elektrolit kuat adalah in-ion dari asam kuat

4. elektrolit lemah adalah zat yang tidak terionisasi sempurna dalam larutan

5. nilai Kc yang didapatkan adalah 1,267 x 10-5

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Dogra, S. 2008. Kimia Fisik dan Soal-soal. Jakarta: UI Press.

Hiskia, Achmad. 2001. Elektrokimia dan Kinetika Kimia. Bandung: PT Citra Aditya Sakti.

Sukardjo. 1990.  Kimia Anorganik.  Jakarta: Rineka Cipta.

Zemansky. 1962. Fisika untuk Universitas. Jakarta: Tri Mitra Mandiri.

Kata Kunci Baru

hubungan antara jumlah ion dengan daya hantar listrik larutan elektrolit,konduktivitas,penentuan tetapan kesetimbangan asam lemah secara konduktometri,reaksi etil asetat dengan oh- secara konduktometri,konduktivitas molar,hubungan antara jumlah ion dengan daya hantar listrik,hubungan antara jumlah ion dengan daya hantar listrik suatu larutan elektrolit,kesetimbangan asam asetat,laporan konduktometri,laporan penentuan konstanta kesetimbangan reaksi disosiasi,hubungan jumlah ion dengan daya hantar listrik larutan elektrolit,laporan penentuan tetapan kesetimbangan asam lemah secara konduktometri,jelaskan hubungan antara jumlah ion dengan daya hantar listrik suatu larutan elektrolit,penentuan tetapan disosiasi asam asetat,tetapan kesetimbangan asam lemah secara konduktometri,konduktometri pdf,pdf penentuan tetapan fisika senyawa organik,reaksi etil asetat dengan oh secara konduktometri,laporan praktikum konstanta ionisasi,etil asetat pdf,artikel konstanta ionisasi,penentuan kesetimbangan asam lemah secara konduktometri,daya hantar ekivalen,Penentuan tetapan kesetimbangan asam lemah secara konduktometri PDF,hubungan ion dengan daya hantar listrik larutan elektrolit,laporan praktikum penentuan tetapan ionisasi asam lemah,laporan praktikum konduktometri penentuan tetapan kesetimbangan asam lemah,prinsip kerja konduktometri,hubungan jumlah ion dengan daya hantar listrik suatu larutan elektrolit,hubungan antara ion dengan daya hantar listrik larutan elektrolit,konstanta kesetimbangan asam asetat,Hubungan antara jumlah ion dengan daya hantar listrik dalam larutan elektrolit lemah dan elektrolit kuat,penetapan derajat ionisasi asam lemah secara konduktometri,penentuan tetapan asam lemah secara konduktometri,penentuan tetapan kesetimbangan asam lemah secara konduktometer,laporan praktikum kimia fisika tetapan kesetimbangan,daya hantar jenis,hubungan jumlah ion dan daya hantar listrik,laporan reaksi disosiasi,nilai tetapan kesetimbangan asam asetat,laporan praktikum konduktometri,hubungan antara jumlah ion dengan daya hantar listrik larutan elektron,laporan praktikum tetapan kesetimbangan asam,penetapan tetapan kesetimbangan asam lemah secara konduktometri,kesetimbangan ion triodida,rumus daya hantar jenis,nilai tetapan asam asetat,konduktometri penentuan derajat ionisasi asam asetat,hubungan ion dengan daya hantar listrik,penentuan derajat dan tetapan kesetimbangan elektrolit lemah dengan metode konduktometri,hantaran molar larutan,tetapan keseimbangan,kesetimbangan asam lemah,penentuan konstanta asam lemah dengan konduktometri,Bagaimana hubungannya antara daya hantar listrik dengan ion-ion,jurnal penetapan kadar hcl menggunakan metode konduktometri pdf,metode konduktometri pdf,penentuan tetapan disosiasi asam lemah dengan titrasi potensiometri,penentuan tetapan kesetimbangan,tetapan kesetimbangan asam lemah,laporan konstanta kesetimbangan,laporan konduktimeter,penentuan konstatanta asam asetat secaa konduktometri,penentuan konstanta ionisasi asam lemah secara konduktometri,jelaskan hubungan antara jumblah ion dengan daya hantar listrik larutan elektrolit?,pembuatan kalium peroksidisulfat,penentuan tetapan kesetimbangan asam lemah,praktikum konduktometri,jelaskan hubungan antara jumlah ion dengan daya hantar listrik larutan elektrolit?,penentuan tetapan disosiasi,jurnal kimia fisik 1 tetapan kesetimbangan elektrolit lemah,hubungan antara jumlah ion dengan daya hantar listrik larutan,penentuan konstanta asam lemah,jurnal penentuan tetapan kesetimbangan asam lemah secara konduktometri pdf,jelaskan antara hubungan jumlah ion dengan daya hantar listrik larutan elektrolit,praktikum penentuan tetapan kesetimbangan asam lemah secara konduktometri,penentuan konstanta ionisasi asam asetat secara konduktometri,penentuan konstanta ionisasi asam lemah dengan potensiometri,penentuan tetapan kesetimbangan dan derajat ionisasi elektrolit lemah dengan metode konduktometri,jurnal penetapan kadar tablet aspirin dalam metode konduktometri pdf,penentuan kesetimbangan asam lemah,prinsip penetapan derajat ionisasi asam lemah secara konduktometri,praktikum penentuan tetapan ionisasi asam lemah,jelaskan hubungan antara jumlah ion dengan daya hantar listrik larutan elektrolit!,asam asetat Pdf,laporan praktikum tetepan kesetimbangan,laporan kesetimbangan,apa hubungan antara jumlah ion dengan daya hantar listrik suatu larutan elektrolit ?,tetapan asam asetat,daya hantar ekivalen adalah,laporan praktikum keasaman zat berpori,bagaimana menentukan nilai hantaran molar pada konsentrasi tak hingga,laporan praktikum asam asetat,konstanta kesetimbangan asam oksalat,teori tentang hantaran molar,pdfpenentuan tetapan fisika senyawa organik,laporan praktikum penentuan tetapan disosiasi asam asetat,cara menghitung hantaran molar,menentukan tetapan kesetimbangan dengan konduktometri,hubungan antara jumlah ion dengan daya hantar listrik larutan elektrolit ??

Leave a Reply