Uji Anion

Thursday, March 15th 2012. | LP Kimia Analitik

1.    TUJUAN
Adapun tujuan dalam percobaan ini adalah  untuk mengidentifikasi anion secara kualitatif
2.    LANDASAN TEORI
Analisa kimia adalah penyelidikan kimia yang bertujuan untuk mencari susunan persenyawaan atau campuran persenyawaan di dalam suatu sampel. Analisa kimia terdiri dari :
1.    Analisa Kualitatif
Adalah penyelidikan kimia mengenai jenis unsur atau ion yang terdapat dalam suatu zat tunggal atau campuran.
1.    Analisa Kuantitatif
Adalah penyelidikan kimia mengenai kadar unsur atau ion yang terdapat dalam suatu zat tunggal atau campuran.

Suatu senyawa dapat diuraikan menjadi anion dan kation ( Sukardjo, 1985)
Analisis kualitatif merupakan suatu proses dalam mendeteksi keberadaan suatu unsur kimia dalam cuplikan yang tidak diketahui. Analisa kualitatif merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk mempelajari kimia dan unsur-unsur serta ion-ionnya dalam larutan. Dalam metode analisis kualitatif, kita menggunakan beberapa pereaksi diantaranya pereaksi golongan dan pereaksi spesifik, kedua pereaksi ini dilakukan untuk mengetahui jenis anion/kation suatu larutan (http://wiropharmachy.blogspot.com).
Secara umum ion adalah atom atau sekumpulan atom yang bermuatan listrik. Ion bermuatan negatif yang menangkap satu atau lebih elektron, disebut anion, karena dia tertarik menuju anoda. Ion bermuatan positif yang kehilangan satu atau lebih elektron, disebut kation, karena dia tertarik menuju anoda. (http://id.wikipedia.org/wiki/ion)
Analisa anion tidak jauh berbeda dengan analisa kation hanya seja pada analis anion tidak memiliki metode analisis standar yang sistematis seperti analisis kation (Miessler, 1991).
Analisa anion bertujuan untuk menganalisa adanya ion dalam sampel. Analisa anion dapat juga digunakan dalam berbagai bidang kehidupan, seperti dalam pemeriksaan darah, urin, dan sebagainya. Beberapa anion menunjukkan kenampakan yang sama dalam pemeriksaan. Untuk itu, analisa anion mutlak digunakan untuk mengidentifikasi masing-masing anion yang ada. (http://levenspiel.wordpress.com)
Zat yang ingin diketahui dalam suatu senyawa biasanya adalah anion-kation yang menjadi penyusun zat itu. Zat yang biasanya digunakan dalam proses pengendapan terhadap uji kation dan uji anion adalah zat pengendapan terhadap anorganik dan organik. Zat pengendap anorganik umumnya menyebabkan terbentuknya garam atau senyawa hidroksida yang sukar larut (Rivai, 1995).
1.    PEMBAHASAN
Anion merupakan ion bermuatan negatif. Dalam analisa anion dikenal adanya analisa pendahuluan yang meliputi analisa kering dan analisa basah. Analisa kering meliputi pemeriksaan organoleptis (warna, bau, rasa) dan pemanasan. Analisa basah adalah analisa dengan melarutkan zat-zat dalam larutan. Analisa basah meliputi pemeriksaan kelarutan dalam air, reaksi pengendapan, filtrasi atau penyaringan, dan pencucian endapan.
Bahan yang digunakan dalam percobaan ini yaitu larutan H2SO4, larutan SCN, larutan FeCl3, Air sumur bor, larutan HNO3 2M, larutan AgNO3, larutan KBr, dan reagen penguji ammonium molybdate. Alat yang digunakan adalah tabung reaksi, gelas kimia, gelas ukur, pipet tetes dan batang pengaduk kaca. Dalam percobaan ini tidak dilakukan penyelidikan sampel, tetapi langsung dilakukan uji anion SCN-, PO43-, dan ion Cl-.
Pengujian anion SCN- adalah persenyawaan langsung antara alkali sianida dan belerang, yang akan bereaksi menghasilkan endapan merah darah jika direaksikan dengan larutan besi(III)klorida. Hasil dari reaksi tersebut adalah senyawa kompleks besi(III)tiosianat yang berwarna merah darah. Dari hasil percobaan yang diperoleh dapat disimpulkan sampel air mengandung Sianida.
Selanjutnya uji kedua adalah uji anion PO43-, anion ini adalah hasil penguraian asam ortofosfat (H3PO4), asam ortofosfat adalah asam berbasa tiga, yang membentuk tiga deret garam : ortofosfat primer, mis NaH2PO4; ortofosfat sekunder, mis Na2HPO4; dan ortofosfat tersier, mis Na3PO4. Pada uji ini 3 tetes larutan sampel ditambahkan dengan 2 tetes asam nitrat dan 3 tetes reagensia ammonium molibdat dan hasilnya terbentuk endapan berwarna kuning. Warna kuning yang terbentuk adalah warna dari ammonium fosfomolibdat . Sebenarnya ammonium molibdat memiliki rumus , tetapi ionnya-lah yang digunakan dalam persamaan kimia (). Dari uji yang dilakukan dapat diketahui terdapat anion fosfat dalam sampel.
Pada uji anion Cl- ini, sampel direaksikan dengan AgNO3 dan terbentuk endapan putih, endapan putih AgCl ini tak larut dalam air, akan tetapi ia larut jika direaksikan dengan HNO3 2 M, dapat dilihat setelah ditambahkan HNO32M larutan kembali larut, untuk memastikan adanya ion  Cl-, maka larutan dibagi menjadi 2. Larutan pertama direaksikan dengan KBr dan terbentuk endapan kuning, menandakan terdapat Cl. Namun pada larutan kedua direksikan dengan HNO3 6M tidak terdapat endapan putih, menandakan terjadinya kesalahan dalam melakukan praktikum, kesalahan diperoleh akibat adanya faktor-faktor internal yaitu tidak tepatnya konsentrasi larutan HNO36M.
1.    KESIMPULAN
Kesimpulan yang dapat diperoleh dari praktikum ini adalah anion SCN-, PO43-dan Cl- terdapat dalam larutan sampel.
DAFTAR PUSTAKA
Miessler, G.L., dan Tarr, D.A., 1991, Inorganic Chemistry, Prentice-Hall Inc,         London
Rivai, H. 1995. Asas Pemeriksaan Kimia. Universitas Indonesia Press. Jakarta
Sukardjo, 1985. Kimia Anorganik .Bina Aksara. Yogyakarta

http://id.wikipedia.org

http://levenspiel.wordpress.com

http://wiropharmachy.blogspot.com

Resource : UJI ANION ~ Solusi Funny http://www.solusifunny.com/2012/01/uji-anion.html#ixzz1p6X7t16j
Do Not Delete This Link

Kata Kunci Baru

penentuan komposisi ion kompleks,pembahasan anion,penetapan kelarutan BaSO4 secara konduktometri,laporan praktikum identifikasi anion,laporan anion,pembahasan analisis anion,laporan analisis anion,laporan praktikum identifikasi kation anion,dasar teori identifikasi anion,analisa ion-ion anorganik dalam urin,dasar teori analisis anion,pembahasan identifikasi anion,laporan praktikum analisa anion,reaksi identifikasi kation anion,reaksi identifikasi anion 1,pereaksi spesifik anion,praktikum analisis anion,dasar teori reaksi spesifik anion,dasar teori identifikasi anion dengan cara basah,laporan praktikum kation dan anion,laporan praktikum kinetika halogenasi aseton,laporan analisis kation tujuan mengidentifikasi adanya kation pada sampel dan membuat persamaan reaksi kimia,laporan analisis kation dalam larutan,analisa ion anorganik dalam urin,laporan praktikum uji fosfat,www fuadshifu info uji-anion,laporan analisa campuran uji anion,laporan praktikum analitik 1 cara kering dan cara basah,Percobaan reaksi pendahuluan anion,laporan analisa ion-ion anorganik dalam urin,laporan pemeriksaan anion,Landasan teori praktikum identifikasi protein,laporan pembahasan praktikum reaksi pengendapan,pembahasan dalam membuat laporan pratikum identifikasi anion,laporan percobaan reaksi-reaksi identifikasi anion,konduktimeter adalah,laporan praktikum analisa ion-ion anorganik dalam urin,laporan menganalisis anion kation,pembahasan laporan praktikum biokimia uji fosfat,landasan teori anion,praktikum anorganik 2 analisa ion-ion anorganik dalam urin,laporan praktikum anlisis anion,identifikasi dan anion ion melalui reaksi kering dan basah,laporan praktikum uji fosfor,laporan tentang analisis anion,laporan uji spesifik anion,abstark laporan tentang analisa kualitatif anion kimia,pembahasan analisis kation dalam larutan,molybdate uji fosfat,pembahasan identifikasi anion dengan reaksi spesifik,laporan reaksi pendahuluan anion,laporan reaksi identifikasi anion golongan 2,pembahasan jurnal praktikum analisis kualitatif,pembahasan laporan analisis anion,laporan reaksi identifikasi anion (2),pembahasan laporan identifikasi anion,laporan reaksi dalam anion,pembahasan laporan identifikasi anion dalam sampel,laporan pratikum analisis kualitatif anion,laporan pratikum analisa kualitatif tentang anion,laporan praktukum reaksi-reaksi identifikasi anion,laporan praktikum uji sulfat urine,laporan reaksi terhadap anion,laporan reaksi-reaksi anion,laporan reaksi-reaksi identifikasi anion,pembahasan analisi anion,makalah tentang reaksi reaksi terhadap anion anion,pembahasan analisa ion,lporan praktikum kimia analitik identifikasi anion secara lansung,MSDS etil etanoat(dalam bahasa indonesia),pembahasan anion 3,pembahasan anion dalam laporan,laporan uji pendahuluan anion,laporan uji parameter spesifik,pembahasan anion dan kation,laporan uji cemaran kloroform,laporan reaksi anion,laporan tentang reaksi terhadap anion,organoleptis kation anion,pembahasan dalam membuat laporan praktikum identifikasi anion,PEMBAHASAN LAPORAN IDENTIFIKASI DAN,zat non organik dalam urin,reaksi pendahuluan anion,reaksi molybdate,reaksi fosfat dan ammonium molybdate,reaksi basah untuk anion,reaksi basah dan reaksi kering kation anion,REAKSI ANION PADA FOSFAT,reaksi anion golongan II wikipedia,prosedur percobaan hidrolisis ester,PROSEDUR PERCOBAAN ANALISIS ANION,pratikum analisa warna urin oleh jurnal-jurnal,praktikum pengenalan anion,praktikum identifikasi anion kimia analitik,reaksi saat penentuan fosfat dengan larutan amonium molybdate,reaksi-reaksi laporan percobaan analisis anion,unsur-unsur anion,uji-uji spesifik anion,uji pemanasan zat anorganik (KIMIA FARMASI ANALISA,uji fosfat pada urin

Leave a Reply